RSS

Surat Untuk Sahabat




Menurut Wikipedia, sahabat adalah orang yang memperlihatkan perilaku berbalasan dan reflektif yang melibatkan pengetahuan, penghargaan dan afeksi. Buatku, sahabat adalah dia yang menyampaikan sesuatu dengan gamblang dan jujur, membuat kita merasa tertikam tapi juga merasa terbuka matanya. Sahabat adalah teman sejati yang hanya bisa dibuktikan dengan berjalannya waktu. Dimulai dari persahabatan, pertemanan, dan mungkin orang menikah itu persahabatan juga. 

Ada yang masuk ke kehidupan kita dan berlalu begitu cepat. Dan ada yang tinggal lebih lama dan membentuk jejak dihati. Mungkin diri kita tak akan pernah sama dengan sebelumnya. Kita akan menemukan kata-kata baru, fakta-fakta baru, sikap-sikap baru dan juga ilusi-ilusi baru. Bersahabat itu membutuhkan banyak pengertian waktu. Bersahabat itu membutuhkan banyak pengertian usaha. Dan yang terpenting bersahabat itu membutuhkan banyak pengertian tenaga dan rasa percaya. 

Adalah sebuah kehormatan dapat menulis catatan kecil tentang kalian. Sahabat, kakak, rekan berjuang dan mungkin pengkritik paling tajam buatku. Tak usah kuceritakan bagaimana kita bertemu. Aku hanya memikirkan sejauh mana kita dapat melangkah bersama. Dapat berjuang bersama. Menemukan tiap-tiap puzzle dari rencana hidup kita. Aku hanya ingin kita dapat selalu berbagi. Dapat selalu memberi. Dapat selalu menerangi. Dan dapat selalu menyayangi.

Sahabat, maafkan aku yang selalu merindukan kalian. Maafkan aku yang selalu ingin secepatnya bertemu kalian. Maafkan aku yang selalu mengecewakan kalian. Maafkan aku yang tak pernah ada saat kalian butuh. Maafkan aku yang hanya bisa mengatur bukan menegur. Maafkan aku yang hanya bisa memarahi bukan menasehati. Maafkan aku yang hanya bisa kritisi tanpa solusi. Maafkan aku sahabat. Maafkan.

Walau tak ada satupun yang dapat kuberi, tapi tak henti kau selalu peduli. Bukan hanya sekedar meluruskan, tapi juga membangunkan kala ku terjatuh. Diammu adalah simbol kewibawaan, senyummu menggambarkan ketulusan, dan tutur katamu yang selalu menyejukan. Aku membutuhkanmu sahabat. Sangat butuh. 

Aristoteles pernah mengatakan, “apakah arti sahabat? Sahabat adalah satu jiwa yang bersemayam dalam dua tubuh”. Ya, buatku kalian adalah sahabat-sahabatku. Sahabat adalah harta yang paling berharga. Dan sahabat adalah duka yang paling nestapa. Terima kasih sahabat. Bangga telah mengenal kalian, Anggoro (@anggoroprak), Gabo (@yudhanugr), Bagus (@baguscabs), Uchi (@uchivirta) & Ajeng (@ajengdhandayani).  
 


0 komentar:

Posting Komentar